
Sukabumi, 2 November 2025 — Emergency and care team (EMC-T) dari Institut Kesehatan Teknologi Jakarta (IKTJ) kembali menunjukkan aksi kemanusiaannya dengan memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Banjir yang melanda wilayah tersebut sejak akhir Oktober 2025 menyebabkan banyak warga harus mengungsi dan mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan. Melihat kondisi itu, EMC-T IKTJ berinisiatif turun langsung ke lokasi banjir Anggota yang ikut turun yaitu Ummu atifah sebagai ketua Emc-t, Dwi Nur sebagai wakil ketua Emc-t, Niken, Riki, Dewi sebagai tim respon dan recovery, dan akbar sebagai Dokumentasi kegiatan.
Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan PTM, pembagian obat-obatan, serta edukasi tentang 6 Langkah mencuci tangan yang benar kepada anak-anak. Tim juga melakukan visit kesehatan kerumah warga, bagi warga yang mengalami keterbatasan.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat agar tetap sehat dan kuat melewati masa pasca banjir ini. Dukungan dari berbagai pihak membuat kegiatan ini berjalan lancar,” ujar Ummu Atifah sebagai ketua Emc-t.
Kegiatan ini turut didukung oleh Lily Ambulans dan Sunat Boboy, yang memberikan bantuan sarana transportasi medis serta dukungan obat-obatan di lapangan. Kolaborasi ini memperkuat semangat gotong royong dalam membantu warga terdampak bencana.
Selain layanan kesehatan, EMC-T IKTJ juga menyalurkan bantuan berupa vitamin dan paket nutrisi untuk anak-anak. Pihak puskesmas cisolok juga turut membantu dalam pendataan warga serta pengaturan kegiatan di posko.
Warga menyambut positif kehadiran tim EMC-T. “Terima kasih kepada tim dari Emc-t iktj, Lily Ambulans, dan Sunat Boboy. Kami sangat terbantu, terutama anak-anak yang mulai sakit setelah banjir,” tutur Ibu asih, salah satu warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan.
Melalui kegiatan ini, EMC-T IKTJ menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan kerja sama lintas pihak dapat membawa harapan baru bagi penyintas bencana di Sukabumi.