PKM Mahasiswa Profesi Ners IKTJ: Generasi Perawat Giat Penyuluhan Burnout Syndrome bagi Petugas Damkar Posdam Citereup

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh Mahasiswa Program Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Institut Kesehatan dan Teknologi PKP Jakarta

Kegiatan promosi kesehatan jiwa dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) program Pendidikan Profesi Ners Institut Kesehatan dan Teknologi Jakarta (IKTJ) kembali menunjukkan komitmen generasi perawat muda dalam menjaga kesehatan mental pekerja berisiko tinggi. Mahasiswa Profesi Ners IKTJ melaksanakan penyuluhan kesehatan dengan topik “Burnout Syndrome di Tempat Kerja” bagi petugas pemadam kebakaran di Posdam sektor Citereup, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan terhadap bahaya kelelahan kerja yang berlarut.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan edukasi mengenai cara mengenali tanda dan gejala burnout, sekaligus mengenalkan strategi coping sederhana yang dapat dilakukan petugas untuk mencegah dan mengelola stres kerja. Manfaat utama dari kegiatan ini adalah membantu petugas damkar mempertahankan kesehatan jiwa, melatih mekanisme koping yang adaptif, serta mendukung kemampuan mereka dalam memberikan layanan penyelamatan yang optimal dan mengurangi risiko kesalahan akibat kelelahan fisik maupun mental.  

Kegiatan hari ini dihadiri oleh Bapak Hendra, S.E. selaku komandan regu (Danru) bersama seluruh petugas damkar sektor Citereup, yang menyambut baik kehadiran tim PKM sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kesejahteraan psikologis personel di lapangan. Burnout syndrome sendiri merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental akibat stres kerja kronis yang tidak tertangani, dan sering terjadi pada profesi dengan beban kerja tinggi serta tuntutan emosional besar, seperti petugas pemadam kebakaran.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa petugas damkar menghadapi paparan situasi darurat yang mengancam jiwa secara berulang, sehingga menempatkan mereka pada risiko tinggi mengalami stres, kelelahan, dan burnout yang dapat menurunkan motivasi maupun performa kerja. Oleh karena itu, program edukasi keperawatan jiwa seperti yang dilakukan mahasiswa Profesi Ners IKTJ menjadi langkah penting untuk membantu petugas mengenali dini burnout, memahami dampaknya, dan menerapkan strategi koping yang efektif agar terhindar dari stres berkepanjangan.

Kegiatan PKM ini dibimbing oleh Dosen Pendamping, Ns. Indah Kurniawati, S.Kep., M.KM., M.Kep., yang menegaskan bahwa perawat memiliki peran strategis dalam mempromosikan kesehatan jiwa komunitas, terutama pada kelompok pekerja berisiko tinggi seperti pemadam kebakaran. Melalui sinergi antara dunia pendidikan keperawatan dan instansi pemadam kebakaran, diharapkan upaya promotif dan preventif terkait burnout syndrome dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari budaya kerja yang sehat dan berkelanjutan.